Baik kali ini saya akan membahas tentang perihal penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok.
Sebetulnya dulu saya menganggap bahwa memang Ahok itu benar-benar hebat karena dia memiliki jiwa yang tegas dan juga sepertinya memiliki komitmen. Namun waktu itu juga saya memiliki pandangan bahwa seberapapun hebatnya Ahok dalam memimpin.. saya dan siapapun orang Islam lainnya yang mendukungnya tetap tidak boleh memilih Ahok saat pemilihan dilakukan, karena saya pernah membaca mendengar dan memperhatikan ayat-ayat Al Quran yang mana artinya.. bahwa setiap orang Islam tidak boleh memilih pemimpin selain memilih orang Islam. Namun dalam ayat itu juga dilanjutkan bahwa orang Islam tidak boleh memilih orang kafir sebagai pemimpin selama di daerahnya.. orang Islam itu kuat dan tidak takut akan adanya teror dari orang kafir, artinya bahwa Bila Saja daerah tersebut orang Islam adalah orang yang lemah yang mana akan di zolimi ketika memilih orang Islam sebagai pemimpin maka orang Islam tersebut diperbolehkan untuk memilih orang kafir sebagai pemimpin dengan alasan Madarat.
Dan bila kita melihat negara Indonesia negara ini adalah negara yang tidak menegakkan hukum Islam namun memiliki umat Islam terbesar di seluruh dunia dan artinya Islam di Indonesia itu sangat kuat maka haram hukumnya alias dosa bagi orang Islam bila memilih pemimpin yang berstatus kafir bahkan bila orang Islam tersebut memilih orang kafir.. orang Islam tersebut sudah bisa dikatakan murtad.
Ini adalah penjelasan yang saya dapatkan Ketika saya ngaji tafsir Al Quran yang ditafsirkan oleh Imam Al Jalalain.
Awalnya hati saya membolehkan untuk memilih Ahok sebagai pemimpin Jakarta karena memang dia hebat namun setelah saya mempelajari ayat ini dan mengetahui bahwa Alquran adalah satu-satunya panutan yang paling benar di muka bumi ini.. Baik Langit Dan Bumi maka saya meyakinkan diri bahwa apapun keadaannya selama umat Islam masih kuat maka wajib bagi umat Islam untuk memilih pemimpin yang berstatus Islam.
Rabu, 02 November 2016
Apakah dalam islam Ahok salah ?
Selasa, 23 Agustus 2016
Ashabul Kahfi
Ashabul kahfi... Are them real? Jelas Real, itu bukan dongeng meski terdengar seperti dongeng. Itu ada ditulis jelas dalam Al Qur'an. --Mereka bertujuh. Ada ditengah2 negara dengan raja anti toleran, setiap menemui rakyat dengan agama diluar agamanya maka akan dibunuh. Tujuh orang ini memegang agama Islam yakni diluar agama kerajaan, Pihak kerajaan sedang mengadakan operasi memberantas penganut agama islam. Tujuh orang pemuda yang selalu berdisuksi bersama memutuskan untuk bersembunyi ke gua yang jarang ditemui manusia. Mereka bergegas, ditengah perjalanan mereka menemukan anjing.. Kemudian anjing itu mengikuti mereka.. Salah satu pemuda itu berkata "jangan ikuti kami, aku takut kau jadi penghalang" maka anjing itu berkata "saya mencintai orang yang beriman kepada Alloh, maka izinkan saya ikut bersama kalian". Mereka pun memutuskan untuk membiarkan anjing itu ikut hingga sampai di gua. Dalam gua, mereka tertidur, tidur yang pulas selama 309 tahun. Di Al Quran disebutkan, Alloh membolak-balikan badan mereka saat tidur seolah mereka bergerak tidak tidur, dan anjingnya diam di depan lorong gua dengan kakinya mengarah kedepan gagah, sehingga ketika orang melewati kedepan gua dia akan ketakutan dan bergegas untuk jalan melewatinya lebih cepat. Saat mereka bangun, mereka saling bertanya, "sudah berapa lama kita tertidur?" "sekitar satu atau dua hari" jawab salah satu dari mereka. Dan salah satu mereka berjalan ke pasar untuk membeli makanan dan berusaha untuk tidak berbicara pada siapapun untuk menjaga privasi mereka dari Raja yang dzalim. Saat dia bertransaksi uang yang diberikannya ternyata sudah tidak berlaku, pedagang katakan itu adalah uang yang sudah sangat lama tidak berlaku di sana. Ketika pemuda itu bertanya, "memang ini tahun berapa tuan?". Saat itu, dia menghitungnya dan tersadar bahwa dia dan temannya di gua sudah tertidur selama 309 tahun. Begitulah perlakuan Alloh SWT bagi orang-orang yang beriman.